Wujudkan Target SDGs, Prodi Administrasi Publik Bedah Strategi Co-Governance dalam Seminar Isu Administrasi Publik (SIAP) 2026

Sumber: Dokumentasi SIAP 2026

SURABAYA – Program Studi Administrasi Publik (PSAP) UPN “Veteran” Jawa Timur, menggagas kolaborasi lintas sektor melalui Seminar Isu Administrasi Publik 2026 di Ballroom Menara Wimaya Twin Tower B, pada Selasa (5/5/2026). Pada kesempatan kali ini, PSAP membawakan tema mengenai SDGs dengan tujuan untuk membedah strategi Co-Governance atau tata kelola bersama dalam bingkai pembangunan nasional.

“Kita harus mampu merespons berbagai isu terkait pembangunan berkelanjutan,” tegas Hendra Wijayanto, S.sos., M.Si., selaku Ketua Pelaksana dalam pidato pembuka. Beliau berharap seminar ini tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga menjadi pemantik aksi strategis bagi para peserta dalam mengawal isu-isu SDGs di masa depan.

Narasumber Mohammad Ali, S.E., MPA. (kiri) dan Dr. Moch. Ali Mashuri, M.Si. (tengah) menyampaikan gagasan mengenai tata kelola pembangunan nasional didampingi oleh Oktarizka Reviandani, M.AP. selaku moderator dalam sesi utama SIAP 2026.

Bersama narasumber yang kompeten di bidangnya ialah Mohammad Ali, S.E., MPA selaku Dosen Administrasi Publik UPN “Veteran” Jawa Timur dan Dr. Moch. Ali Mashuri, M.Si selaku Analis Kebijakan Bapperida Kota Mojokerto. Di bawah kendali moderator Oktarizka Reviandani, M.AP., arus diskusi berjalan secara dinamis, disertai oleh para peserta yang kritis menanggapi pembangunan nasional berkelanjutan.

Sesi diskusi utama dibuka oleh Mohammad Ali, S.E., MPA, yang membedah secara tuntas tema utama seminar mengenai “Kolaborasi Multi-Aktor dalam Tata Kelola Pembangunan Nasional: Strategi Co-Governance untuk Pencapaian SDGs”. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa integrasi peran antara berbagai pemangku kepentingan menjadi fondasi krusial dalam mewujudkan target pembangunan berkelanjutan yang inklusif.

Melengkapi pembahasan sebelumnya, narasumber kedua, Dr. Moch. Ali Mashuri, M.Si., memaparkan materi bertajuk “Kolaborasi Multi-Aktor dalam Tata Kelola Pembangunan Nasional: Studi Kolaboratif dalam Pengelolaan Wisata”. Beliau memberikan perspektif yang lebih spesifik dengan menjadikan sektor pariwisata sebagai contoh nyata bagaimana sinergi berbagai pihak dapat mendorong optimalisasi potensi daerah sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan nasional berkelanjutan.

Usai sesi seminar, agenda berlanjut dengan konferensi Paper Presentation yang menjadi panggung bagi mahasiswa Administrasi Publik untuk memaparkan hasil penelitian mereka. Setiap mahasiswa mempresentasikan karya terbaiknya di hadapan dosen penguji dan presenter lainnya, dalam suasana yang dinamis dan efektif. Kegiatan ini bukan sekedar presentasi, melainkan pembuktian dari dedikasi serta kerja keras mahasiswa dalam menghasilkan penelitiannya yang berkualitas di bidang administrasi publik.

Salah satu mahasiswa Administrasi Publik saat mempresentasikan hasil penelitiannya dalam sesi Paper Presentation SIAP 2026.

Puncak kegiatan SIAP 2026 ditandai dengan pengumuman penghargaan bagi para peserta yang telah menunjukkan performa luar biasa. Kategori Best Paper diberikan kepada mahasiswa dengan naskah riset paling komprehensif, sementara gelar Best Presentation dianugerahkan kepada mereka yang paling mahir dalam memaparkan ide dan menjawab diskusi selama konferensi berlangsung.

Melalui seminar dan konferensi ini, Program Studi Administrasi Publik berharap gagasan-gagasan yang telah dipresentasikan tidak berhenti sebagai wacana akademik, namun dapat bertransformasi menjadi aksi nyata dalam mendukung tata kelola pembangunan nasional yang berkelanjutan.